Media

Press Release

Urat Nadi Listrik RDMP Balikpapan Resmi Aktif 100 Persen, Sistem Terintegrasi Siap Topang Pengoperasian Unit Strategis

Sunday, 15 Februari 2026

Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan kembali mencatatkan tonggak penting dengan tercapainya 100 persen energize seluruh substation (SS) atau sistem distribusi kelistrikan di area proyek. Momentum ini ditandai melalui peninjauan manajemen atas keandalan pasokan listrik, termasuk di Substation SS-106 sebagai substation terakhir dalam sistem pada Sabtu (14/02).

Sebelumnya, SS-106 yang menyuplai Unit CCR Platforming (Continuous Catalytic Regeneration Platforming) telah berhasil di-energize pada Selasa (10/02). Setelah melalui periode observasi dan stabilisasi sistem, pasokan listrik dinyatakan andal dan siap menopang tahapan lanjutan menuju startup unit.

Substation berfungsi menyalurkan dan menyesuaikan tegangan listrik agar aman sebelum digunakan oleh peralatan proses. Sementara itu, energize merupakan tahapan ketika sistem kelistrikan resmi dialiri tegangan dan dinyatakan siap menyuplai daya secara stabil. Pada proyek migas berskala besar seperti RDMP Balikpapan, sistem ini menjadi urat nadi operasional yang memastikan seluruh peralatan dapat diuji dan dijalankan sesuai standar keselamatan dan keandalan.

Dengan aktifnya SS-106, maka seluruh jaringan distribusi listrik proyek kini telah tersambung penuh. Listrik dari pembangkit bertenaga gas (Gas Turbine Generator-GTG) mengalir melalui sistem distribusi terintegrasi mulai dari Substation SS-101 sebagai pusat distribusi hingga ke masing-masing substation yang menyuplai unit-unit proses sesuai fungsinya.

VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi milestone sistemik pada infrastruktur kelistrikan proyek. “SS-106 merupakan substation terakhir dari keseluruhan 16 substation di area RDMP Balikpapan yang berhasil di-energize. Dengan selesainya tahapan ini, sistem kelistrikan proyek kini telah terintegrasi penuh. Artinya, seluruh unit yang disuplai masing-masing substation telah terhubung dalam satu sistem distribusi dan siap menopang tahapan commissioning hingga startup,” ujar Asep.

Bagi Unit CCR Platforming, ketersediaan suplai listrik yang stabil menjadi fondasi penting dalam melanjutkan tahapan precommissioning, termasuk pengujian motor dan peralatan utama. Tahapan ini memastikan setiap sistem bekerja presisi sebelum memasuki fase operasi.

Menurut Asep, kesiapan infrastruktur dasar seperti kelistrikan menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan tahapan akhir proyek. “Energize 100 persen ini menandai bahwa seluruh urat nadi listrik RDMP Balikpapan telah aktif sepenuhnya. Ini menjadi landasan penting dalam memastikan kesiapan unit-unit strategis untuk memasuki fase pengoperasian awal secara optimal,” tambahnya.

Pengoperasian RDMP Balikpapan menjadi langkah besar Pertamina dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi kilang nasional. Modernisasi ini diharapkan memperkuat ketahanan sekaligus mendorong kemandirian energi Indonesia.

press-release
press-release
press-release